Minggu, 28 November 2010

Aspek Teknik Produksi

Aspek Teknik Produksi adalah aspek yang berhubungan dengan pembangunan dari proyek yang direncanakan, baik dilihat dari factor lokasi, luas produksi, proses produksi penggunaan teknologi, maupun keadaan lingkungan yang berhubungan dengan proses produksi.

ü Lokasi proyek

Faktor lokasi adalah faktor yang ikut secara langsung mempengaruhi kontinuitas dari kegiatan usaha karena lokasi proyek erat berhubungan dengan masalah pemasaran hasil produksi dan masalah biaya penganagkutan, di samping masalah persediaan bahan baku.

ü Daerah Pemasaran

Apakah dekat dengan pasar hasil produksi atau dekat dengan bahan baku harus dipertimbangkan secata teknis dan ekonomis sehingga kelangsungan dari usaha dapat terjamin.

ü Bahan Baku

Pendirian usaha / proyek yang dekat dengan bahan baku juga mempunyai beberapa keunggulan, antara lain supply bahan mentah dapat menjamin kontinuitas kegiatan usaha, ongkos angkut bahan lebih murah dan perluasan usaha lebih mudah untuk dilakukan.

ü Tenaga Kerja

Apabila usaha / proyek yang didirikan membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah yang sangat besar sebaiknya lokasi usaha yang didirikan dekat dengan pemukiman penduduk.

ü Fasilitas Pengangkutan

Masalah pengangkutan merupakan masalah pengangkutan bahan mentah. Barang jadi, maupun tenaga kerja. Jenis alat angkut yang sering digunakan dalam kegiatan ini, antara lain kereta api, truk, angkutan air dan pengangkutan melaui udara.

ü Fasilitas Tenaga Listrik dan Air

Apabila usaha / proyek yang direncanakan memerlukan fasilitas listrik dalam kegiatan produksi, tentu dalam penyusunan studi kelayakan dalam perhitungan lokasi proyek perlu mendapat perhatian.

Dalam penyusunan sebuah studi kelayakan bisnis, aspek teknik produksi dan manajemen operasi timbul setelah kegiatan usaha / proyek tersebut mempunyai peluang pasar yang cukup cerah pada masa mendatang. Proses produksi perlu diketahui untuk menentukan jumlah peralatan yang diperlukan, bentuk dan luas bangunan untuk menentukan jumlah investasi, modal kerja, biaya operasi dan pemeliharaan dalam perhitungan analisis kriteria investasi

0 komentar:

Poskan Komentar