Tampilkan postingan dengan label Audit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Audit. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 November 2010

COBIT

COBIT dapat diartikan sebagai tujuan pengendalian untuk informasi dan teknologi terkait dan merupakan standar terbuka untuk pengendalian terhadap teknologi informasi yang dikembangkan dan dipromosikan oleh Institut IT Governance.


COBIT pada umumnya didasarkan pada tujuan pengendalian (Control Objectives) ISACF dan telah ditingkatkan dengan teknik internasional yang ada, professional, pengaturan, dan standar khusus industri. Hasil tujuan pengendalian telah dikembangkan untuk aplikasi sistem informasi yang luas pada organisasi. Istilah “pada umumnya dapat diterima dan diterapkan” secara eksplisit digunakan dalam pengertian yang sama dengan prinsip Generally Accepted Accounting Principles (GAAP).


Kerangka kerja COBIT, terdiri dari tujuan pengendalian tingkat tinggi dan struktur klasifikasi keseluruhan. Terdapat tiga tingkat (level) usaha pengaturan TI yang menyangkut manajemen sumberdaya TI. Mulai dari bawah, yaitu kegiatan dan tugas (activities and tasks) yang diperlukan untuk mencapai hasil yang dapat diukur.

Proses-proses TI ini dapat diterapkan pada tingkatan yang berbeda dalam organisasi, misalnya tingkat perusahaan, tingkat fungsi dan lain-lain. Jelas bahwa semua ukuran pengendalian perlu memenuhi kebutuhan bisnis yang berbeda untuk informasi pada tingkat yang sama.

a) Pertama adalah tingkat tujuan pengendalian yang diterapkan secara langsung mempengaruhi kriteria informasi terkait.

b) Kedua adalah tingkat tujuan pengendalian yang ditetapkan hanya memenuhi tujuan pengendalian atau secara tidak langsung kriteria informasi terkait.

c) Blank dapat diterapkan namun kebutuhannya lebih memenuhi kriteria lain dalam proses ini atau yang lainnya.

Konsep Dasar Audit Manajemen

Pemeriksaan Akuntan pada dasarnya dapat dibagi menjadi 3 bagian, yaitu :

1. Pemeriksaan Keuangan, yang terutama berhubungan dengan pengesahan kebenaran dan kewajran laporan keuangan yang disusun sesuai dengan standar-standar yang berlaku umum.

2. Pemeriksaan Intern dan

3. Pemeriksaan Manajemen.



Pemeriksaan Manajemen

Pemeriksaan manajemen merupakan suatu penilaian dari organisasi manajerial dan efesiensi dari suatu perusahaan, departemen atau setiap entitas dan subentitas yang dapat diaudit.

Penilaian dilakukan untuk mencapai suatu tujuan yang efektivitas, efesiensi dan ekonomisasi (3E).

· Efektivitas : berhubungan dengan penetuan apakah tujuan perusahaan yang ditetapkan telah tercapai.

· Efesiensi : berhubungan dengan penetuan apakah tujuan tersebut dicapai denga penggunaan sumber daya yang optimal.

· Ekonomisasi : berhubungan dengan penetuan implikasi jangka panjang suatu operasi.



Ø Tahap dari suatu pemeriksaan manajemen yang tipikal meliputi :

· Usulan dan pengenalan

· Survai pendahuluan

· Penelahan yang lebih rinci

· Pengujian detail

· Mengembangkan dan mene;aah temuan audit

· Pelaporan dan

· Tindak lanjut setelah audit