Kamis, 01 April 2010

Kualitas Laporan Keuangan Daerah Buruk

Penulis : Ferdinand

SOLO--MI: Kualitas laporan pengelolaan keuangan daerah masih sangat buruk.
Dari 520 laporan yang diperiksa, hanya 3% yang mendapatkan perdikat wajar tanpa pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Hal tersebut dikemukakan Anggota III BPK Hasan Bisri seusai memberikan ceramah pada acara BPK Goes to Campus di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, Jumat (26/3). "Ini menunjukkan bahwa opini atas laporan keuangan daerah masih buruk," katanya.

Penyebabnya, kata Hasan, beragam. Mulai dari belum tersedianya sumber daya manusia (SDM) di bidang pembuatan laporan yang memadai, belum memiliki alat, sistem keuangan yang belum tertib, hingga administrasi yang belum baik.

Karena pengelolaan keuangan daerah itu bersifat otonom, ujarnya, semestinya setiap DPRD
bisa lebih memainkan peranan. Kalau memang laporan keuangan yang disampaikan itu buruk, DPRD harus memintanya untuk diperbaiki.

"DPRD bisa menyatakan disclaimer dan meminta perbaikan dengan batas waktu tertentu. Itu kewenangan mereka," jelas Hasan.

Terkait laporan keuangan dari lembaga dan departemen di tingkat pusat, ia mengatakan sejauh ini sudah baik. Dari 80 lembaga, 50% di antaranya sudah berpredikat wajar tanpa pengecualian.
(FR/OL-01)

Ulasan....
pemerintah sebelum melakukan tindakan sebaiknya lihat langsung ke lapangan. Dalam masalah ini, laporan keuangan yang ditetapkan di daerah. laporan keuangan bukan memberikan manfaat yang baik atau kemudahan tapi memberikan kesulitan dan keburukan dalam penyajiannya.hal ini disebabkan oleh banyak faktor.

faktor yang pertama dari pemerintah, sebelumnya pemerintah tidak mengarahkan pegawai atau karyawan cara menngunakan atau membuat suatu laporan keuangan itu seperti apa. Kemudian faktor selajutnya SDM yanga ada di daerah masih kurang, dibandingkan dengan di kota. dan teknologi yang digunakan juga berbeda dan masih kurang canggih.. semua itu yang menyebabkan laporan keuangan daerah buruk.

sebaiknya pemerintah sebelumnya harus mengadakan pelatihan khusus kepada pegawai atau karyawan yang menangani masalah keuangan atau yang membuat laporan keuangan. Atau juga pemerintah menyekolahkan lagi pegawai tersebut, agar SDMnya semakin baik dalam membuat laporan keuangan. mungkin jika itu semua dijalankan laporan keuangan tidak akan buruk lagi.

Indonesia, Tujuan Investasi Menguntungkan

Sumber: Republika.co.id

SINGAPURA--Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Gita Wirjawan, menyatakan saat ini Indonesia merupakan negara yang tepat untuk dijadikan tujuan berinvestasi. ''Indonesia memiliki makro ekonomi yang stabil, stabilitas politik yang baik serta stabilitas moneter yang kuat dalam beberapa tahun terakhir ini,'' katanya saat memberikan sambutan sebagai keynote speaker dalam seminar dengan tema ''Indonesia New Investment Climate and Business Opportunities Forum 2010'' di Singapura, Rabu (31/3).

Apalagi, kata Gita, para investor yang akan menanamkan modalnya di Indonesia kini tidak perlu lagi merasa resah, khususnya terkait proses perizinan. Saat ini pemerintah Indonesia memberi kemudahan bagi investor luar maupun dalam negeri dengan menerapkan proses perizinan sistem pelayanan terpadu satu pintu (PTSP). ''Untuk berinvestasi di Indonesia kini tidak perlu lagi menunggu izin keluar hingga berbulan-bulan. Kita terapkan sistem pelayanan satu pintu yang bisa memperpendek proses,'' jelasnya.

Di hadapan sekitar 300-an peserta yang merupakan pebisnis asal Singapura, Gita meyakinkan para investor bahwa Indonesia saat ini merupakan negara yang tepat untuk tujuan berinvestasi. ''Dalam lima bulan terakhir ini kita mencoba menghapus segala permasalahan yang bisa menghambat proses investasi dan mencoba memperbaikinya,'' katanya.

Salah satunya adalah tentang Daftar Negatif Investasi (DNI). Penyusunan DNI itu sudah berada di meja Presiden. ''Dalam beberapa hari DNI ini mungkin sudah ditandatangani Presiden,'' ungkapnya Gita.

Ulasan :
Sekarang ini banyak sekali investor melakukan suatu investasi. hal ini dilihat dari meningkatnya investor melakukan investasi dan banyaknya transaksi perusahaan yang go-public ke bursa efek jakarta. Indonesia sekarang ini yang merupakan negara yang tepat untuk dijadikan sasaran investasi. karena investasinya sangat menguntungkan.

Banyaknya investor yang sudah tidak takut dan resah lagi menanamkan investasinya atau modalnya di Indonesia. Dan indonesia juga memudahkan investor untuk melakukan investasi dengan mengeluarkan aturan-aturan yang tidak sulit. sehingga banyak investor dari luar negeri. misalnya investor dari singapura

Sebaiknya hal itu tetap dipertahankan oleh negara indonesia, agar ekonomi kita tetap tumbuh dan berkembang dengan baik. Dan juga yang paling banyak melakukan investasi atau menanamkan modalnya sebaiknya investor dari dalam negeri, agar tidak banyak lagi pengangguran yang ada di indonesia ini. Pemerintah indonesia juga memberikan kemudahan kepada investor dalam negeri untuk melakukan investasi.